Salsabela, Annisa . (2022). UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN BAYAM HIJAU (Amaranthus hybridus L.) DENGAN METODE ULTRASOUND ASSISTED EXTRACTION (UAE) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus epidermidis. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.
![]() |
Text
1. COVER ANNISA SALSABELA-dikonversi.pdf Download (53kB) |
![]() |
Text
2. BAGIAN DEPAN ANNISA SALSABELA-dikonversi.pdf Restricted to Repository staff only Download (821kB) |
![]() |
Text
3. BAB 1 ANNISA SALSABELA-dikonversi.pdf Download (44kB) |
![]() |
Text
4. BAB 2 ANNISA SALSABELA-dikonversi.pdf Download (766kB) |
![]() |
Text
5. BAB 3 ANNISA SALSABELA-dikonversi.pdf Restricted to Repository staff only Download (162kB) |
![]() |
Text
6. BAB 4 ANNISA SALSABELA-dikonversi.pdf Restricted to Repository staff only Download (860kB) |
![]() |
Text
7. BAB 5 ANNISA SALSABELA-dikonversi.pdf Download (31kB) |
![]() |
Text
8. DAFTAR PUSTAKA ANNISA SALSABELA-dikonversi.pdf Download (177kB) |
![]() |
Text
9. LAMPIRAN ANNISA SALSABELA-dikonversi.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
![]() |
Text
10. MANUSKRIP ANNISA SALSABELA-dikonversi.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstrak
Staphylococcus epidermidis merupakan bakteri golongan gram positif yang memiliki peran terbentuknya suatu jerawat. Bakteri Staphylococcus epidermidis dapat dihambat dengan diberikan suatu zat antibakteri seperti tetrasiklin, eritromisin, doksisiklin, dan klindamisin. Namun, pemanfaatan antibiotik yang tidak sesuai dapat menyebabkan resistensi. Oleh sebab itu diperlukan istilah back to nature, kembali menggunakan bahan-bahan alami, seperti tanaman bayam hijau (Amaranthus hybridus L.) yang mana diduga memiliki zat antibakteri sehingga dilakukukan penelitian terhadap daun bayam hijau menggunakan metode eksperimental, ekstraksi mengunakan metode Ultrasound Assisted Extraction (UAE) dengan pelarut etanol 96% dan meode uji antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi 15%, 30%, 45%, kontrol positif mengunakan tetrasiklin, kontrol negatif dan pelarut menggunakan DMSO 10%. Hasil yang di dapat pada konsentrasi 15%, 30%,dan 45% zona hambat terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis adalah termasuk kedalam kategori kuat. Kata kunci:. bayam hijau (Amaranthus hybridus L.), Staphylococcus epidermidis, difusi cakram. Daftar Pustaka : 96 (1992-2020)
Jenis Artikel: | Skripsi |
---|---|
Pembimbing: | Nita Triadisti, Islan Nor |
Tema: | Farmasi |
Program Studi: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
Date Deposited: | 02 Aug 2022 07:28 |
Last Modified: | 02 Aug 2022 07:28 |
URI: | http://eprints.umbjm.ac.id/id/eprint/2382 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |